Turning Targets #4 – Mengoleksi Hujan

Pameran ini menggelar koleksi Rumah Seni Cemeti yang untuk pertama kalinya dibuka kepada khalayak masyarakat luas; koleksi mini dari karya-karya yang juga berukuran mini, yang sebagian besar adalah karya di atas kertas. Karya seniman ternama yang dipromosikan secara aktif melalui Rumah Seni Cemeti akan menjadi bagian dari koleksi ini. Program ini disusun sebagai wacana berlanjutnya gagasan gagasan kearsipan Cemeti, melengkapi dan membongkar sejarah berkesenian melalui pembacaan ulang karya-karya koleksi.

Pameran ini akan mengetengahkan gagasan-gagasan aktifitas sosial masyarakat yang menampilkan sifat alami interrelasi manusia dengan benda/barang, serta mengenai wacana dan pemahaman manusia mengenai benda/barang senantiasa berubah, yang acapkali diekspresikan dalam bentuk kegiatan mengoleksi.

Fenomena mengoleksi karya seni oleh kolektor lokal dan regional, misalnya, tidak terlepas dari dilema membeli dan menjual koleksi untuk meningkatkan nilai dan keuntungan pribadi. Pemerintah baru saja mulai mengoleksi karya seni, dengan harapan bahwa masyarakat terpelajar Indonesia akan semakin dekat dan memiliki akses ke koleksi untuk mempelajari sejarah seni. Benarkah bahwa nilai-nilai dalam seni dapat secara langsung dibandingkan dengan kebutuhan pasar saja? Apakah hanya perekonomian yang pada akhirnya dipakai untuk mengukur dan menentukan kualitas dan nilai dari seni?

Program ini dikurasi oleh Nindityo Adipurnomo

Your files have downloaded successfully into the My Downloads folder.

Currently using 36% of your storage space.